06
Jun
09

Manohara? Tidak Tidak Tidak

Oke, postingan ini mungkin akan terasa sedikit basi, tapi apapun itu, saya cuma ingin sekedar membagi pemikiran saya ke dunia maya, hehehe…

Seminggu ini, kasus Manohara benar-benar diekspos secara berlebihan oleh media massa lokal. Mulai dari koran, TV, tabloid, situs berita, semua memuat Manohara, entah di sampul, berita utama, atau di bagian lain selain bagian olahraga dan bisnis. Semua memberikan berita terbaru soal kasus yang sempat menghebohkan penduduk Indonesia ini. Jadi semakin heboh karena menyangkut penculikan, kekerasan seksual, kerajaan Malaysia (yang hubungan dengan negara ini juga sedang kurang baik) dan air mata ibu. Nggak heran kalau kasus ini jadi topik yang sangat disukai banyak orang sehingga media pun berlomba-lomba memberitakan gadis cantik ini.

Tapi terus terang saya tidak setuju kalau Manohara terus-menerus diberitakan. For instance, apa sih prestasinya dia sampai kita terus-menerus diberitakan? Kira-kira apa ya bedanya kasus dia dengan kasus ratusan anak gadis dari kampung yang diculik lantas dijadikan pelacur di negara lain? Lalu untuk apa dia dimunculkan di media massa dengan frekuensi pemberitaan yang tinggi itu? Ada nggak sih influens baik untuk yang menonton? Jangan-jangan nanti anak kecil yang nonton kalau sudah besar ingin diculik keluarga kerajaan negara lain cuma biar bisa masuk TV, hehe…

Coba kita bandingkan dengan prestasi anak muda lain yang umurnya sama dengan Manohara. Sejak beberapa tahun yang lalu, ada banyak sekali pelajar yang menjadi juara olimpiade sains, di level internasional. Salah satu cerita mungkin bisa dilihat di sini . Tapi tanpa perlu googling, bisa nggak kita menyebutkan nama pelajar hebat itu? Saya yakin banyak dari kita tidak akan bisa. Padahal, andai saja cerita-cerita sukses generasi muda ini bisa diberitakan dengan cukup sering, saya cukup yakin, banyak pelajar bisa terinspirasi untuk meningkatkan prestasinya, terutama di bidang akademis. Merasa tidak cukup pintar? Bagaimana kalau saya berikan link ini di mana diberitakan Indonesia menjuarai ASEAN Primary School Sport Olympiad. Prestasi-prestasi ini lah yang seharusnya diberitakan media massa.

Saya rasa kasihan itu wajar, tapi kalau terus-menerus kasihan terhadap 1 orang, itu namanya sudah jadi komoditas jualan. Negara ini masih negara dunia ketiga, masih berkembang, dan perkembangan itu bisa terhambat kalau generasi muda dibius cerita-cerita sedih terus-terusan. Berikanlah apresiasi terhadap mereka yang sudah mengharumkan nama bangsa di dunia internasional. Sekaligus berikan cerita kepahlawanan kepada anak-anak muda yang butuh asupan inspirasi. Cukup sudah berita Manohara-nya.


4 Responses to “Manohara? Tidak Tidak Tidak”


  1. 1 mita mihell
    June 8, 2009 at 8:16 pm

    anjrit! gw SETUJU banget!!! xD

  2. 2 ADY
    June 12, 2009 at 10:58 pm

    GANYANG MALAYSIA!!!!

    akhir-akhir ini Malaysia kok kayaknya memanas-manasin Indonesia sih!!!!
    pertama, kasus Manohara…
    kedua, kasus Ambalat…
    ketiga, penyiksaan TKI di Malaysia…

    katanya ‘SERUMPUN…’ kok jadi gini…

  3. 3 si didit
    June 14, 2009 at 8:25 am

    @ADY: wahahah, namanya juga tetangga, suka ribut2 dikitlah…kan karena dekat justru makin besar gesekan, begitu menurut hukum fisika😛 tapi justru jangan ganyang, saatnya kita evaluasi diri.

    Kasus Manohara menurut gw justru kasus yang sangat2 internal keluarga, nggak perlu diblow-up ke media massa. Dan nggak perlu ada sentimen anti malaysia cuma karena kasus ini, saya pun nggak yakin Manohara dan keluarganya 100% benar dan perlu dibela. Kasus Ambalat juga mustinya nggak terjadi andai saja pemerintah lebih tegas menetapkan batas negara. Nah, kalau kasus TKI itu udah dari dulu, kenapa respon pemerintah begitu lambat jadi kasus semacam ini terus berulang?

    Cheers dan makasih sudah berkunjung😀

  4. 4 rasha khan
    July 15, 2009 at 12:10 pm

    salam untuk adi .. dari insan malaysia….

    kamu harus bertindak dan bersikap dengan bijak.. jangan terus GANYANG MALAYSIA..hanya kerana kes individu yang bernama monahara yang riuh ribut diberita diperkosa didera oleh pengiran kamu? itu masalah rumahtangga yang kita tidak tahu punca dalaman mereka…jangan kamu terus menghukum…

    soal ambalat? biarlah kerajaan urus nya… kami disini tidak langsung terkesan sehingga membuat perhimpunan seperti dinegara kamu terus menerus menulis bahasa yang kesan menghentam malaysia…padahal begitu ramainya rakyat kamu disini…mencari rezeki untuk kehidupan sendiri..yang masuk secara halal yalah…yang haram pun ada … tapi kami kesian bangat sih… sanggup meredah lautan gelora untuk datang ke negara kami yang aman damai untuk mencari kerja……

    saya sering tertanya mengapa indonesia selalu ribut jika melibatkan malaysia? SEDANGKAN rakyat kamu… penyanyi kamu…. pelakon… ramainya datang mencari rezeki disini…kata mengata..tp terus datang di malaysia?

    jangan terus menghukum,menghentam GANYANG MALAYSIA ..jika 3 kes sahaja…fikirlah secara rasional supaya kata-kata tidak begitu menyakitkan setiap yang tidak bersalah.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


June 2009
M T W T F S S
« May   Oct »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  

ketinggalan sesuatu?

Blog Stats

  • 24,615 mari berhitung!

twitter.com/kotakmakan


%d bloggers like this: