04
Oct
09

Review Nokia E75

Wah sudah genap seminggu nih Nokia E75 saya kantongi. Handphone yang saya dapatkan setelah uang bonus turun usai lebaran kemarin, hihi… Kesan saya selama ini, handphone ini benar-benar powerful. Mulai dari fisik (ukuran moderat, dan beratnya yang mantap) hingga ke stabilitas handphone ini (sejauh ini handphone belum ngehang, dan kondisi batere juga awet hingga 2 hari lebih).

Handphone yang masuk ke kategori smartphone untuk bisnis ini cukup unik. Bentuk awalnya seperti handphone biasa dengan tombol seperti biasa pula. Namun bodynya bisa digeser, untuk mengeluarkan keyboard QWERTY dan seketika berkat sensor accelerometer di dalamnya, layar pun ikut berubah ke tampilan horizontal. Tampilannya pun jadi mengingatkan ke era communicator. Konon, handphone ini adalah pelanjut keberhasilan communicator tersebut.

E75 dengan keyboard QWERTY-nya

E75 dengan keyboard QWERTY-nya

Tapi fungsi sebenarnya yang diutamakan dari handpone ini adalah email. Kalau menurut iklan, handphone ini bisa PUSH dan PULL email dari berbagai account dan settingnya pun sangat mudah. Kenyataannya memang demikian. Begitu saya mendapat handphone ini, hal pertama yang saya lakukan adalah menambahkan account Yahoo! Mail dan Gmail saya. Keduanya berhasil, tanpa kesuliatn. Cukup dengan memasukkan username dan password, kedua account ini berhasil ditambahkan. Dan ini saya lakukan dalam perjalanan dari toko handphone ke foodcourt. Hingga hari ini pun, fungsi ini berjalan dengan baik. Semua email yang masuk ke kedua account saya ini terus dikirimkan ke handphone. Impresif!

E75 dalam mode telepon biasa

E75 dalam mode telepon biasa

PUSH dan PULL email ini menggunakan layanan Nokia khusus, dan biayanya ditagihkan ke penggunaan pulsa GPRS, seperti ketika kita berinternet biasa. Oleh karena itu, dalam rangka penghematan, saya melakukan kustomisasi, seperti hanya mendownload email header, isinya baru ditampilkan kalau saya merasa itu perlu. Selain itu, saya juga mendaftarkan diri saya di paket promosi internet provider saya. Kebetulan saya menggunakan XL. Ada harga promosi yang cukup menggiurkan. Sehingga saya tidak perlu merogoh kocek dalam untuk menikmati layanan email handphone ini.

Fungsi lainnya yang berhubungan dengan internet seperti web browsing dan mendownload juga dapat berjalan dengan baik. Ada web browser bawaan, namun saya kurang suka dengan cara kerjanya, hingga akhirnya saya pun mendownload Opera Mini 4.2. Software ini bisa berjalan baik.

Namun masalah saya temui untuk software messaging. Di handphone saya yang lama, eBuddy dan Nimbuzz bisa berjalan lancar tanpa masalah. Namun di sini keduanya tidak berfungsi. Nimbuzz tidak bisa masuk ke layar login. eBuddy bisa login namun hanya menampilkan 8 teman. Solusi lain yang saya coba adalah dengan menggunakan Nokia Messaging yang bisa didapatkan di website Nokia Lab. Dengan software ini ternyata semua teman saya bisa ditampilkan. Namun ternyata pesan yang saya kirimkan tidak sampai. Sementara untuk masalah ini saya belum punya solusi, ada yang bisa memberikan solusi?

Untuk komunikasi lain, seperti SMS dan menelpon juga tidak ada masalah. Untuk SMS, keyboard QWERTY yang ada di handphone ini juga sangat membantu. Cukup mudah digunakan, meskipun jarak antar tombol cukup kecil dan batas antar tombol cukup sulit dirasakan. Tapi dengan sedikit adaptasi, ternyata bisa juga. Justru SMS dengan tombol biasa, yang agak sulit. Karena perbedaan antar tombol lebih sulit lagi dirasakan. Jadi sebisa mungkin saya menggunaka QWERTY atas nama kemudahan, kecuali ketika saya berdiri di busway, hehe…

Fungsi hiburan saya belum banyak menggunakan. Tapi yang jelas, handphone ini bisa untuk memotret dengan kualitas gambar yang cukup baik. Saya tidak terlalu banyak memotret, jadi saya tidak akan komplain untuk urusan ini. Begitu juga dengan urusan memainkan file audio yang bahkan hingga saat ini saya belum mencoba, haha… Yang cukup unik adalah urusan bermain game. Karena secara built ini, handphone ini tidak menyediakan game. Yang tersedia adalah akses ke jaringan Nokia n-gage, di mana pengguna bisa mendownload game yang dikehendaki. Dari sini bisa dilihat bahwa Nokia memang serius membungkus handphone ini sebagai perangkat komunikasi bisnis.

Keseluruhan saya cukup terkesan dengan hanpdhone ini. Fungsi utamanya yang berjalan dengan baik membuat saya selalu terhubung dengan dunia maya. Komunikasi via email baik yang urusannya pribadi maupun kantor pun tidak terlewat meskipun saya sedang di busway atau sedang pacaran🙂. Bentuknya yang elegan dan canggih pun menjadi nilai tambah yang lain. Ditambah dengan stabilitas yang baik, handphone ini menjadi sebuah handphone serius bagi pebisnis mobile.


6 Responses to “Review Nokia E75”


  1. October 4, 2009 at 1:09 pm

    kalo untuk dibandingin sama BB apa kabar tuh?😛 hwahaha…
    aplikasi twitter dll gimana?
    hayo dong, gambarnya😀 sekalian gambar hasil jepretan nokianya dong😀 hehee

  2. 2 si didit
    October 4, 2009 at 1:19 pm

    haha Tar, kalo buat perbandingan ama BB, gw belum bisa bicara banyak, nanti akan ada pembahasan khusus soal itu, hehe…

    Aplikasi Twitternya gw belum nemu yang pas uy, waktu itu make Snaptu tapi ternyata boros bgt, tersedotlah pulsa abang, hihi…sementara biar hemat via mobile web dulu, sambil nyari2 yg pas dulu Tar.

    Gambar menyusul, tunggu saja, hehehe🙂

  3. 3 w3i
    October 15, 2009 at 1:35 am

    saya mau nanya gimana caraya supaya internetnya ga connect trus? jadi supaya internetnya cuma connect kalau saya mau saja. soalnya tiap saat pulsa saya kepotong karena email masuk.sehari bisa sampe 10rb gituh. maklum masih kantong mahasiswa jd belom siap kehilangan pulsa banyak gituh.hehehe.

  4. 4 si didit
    October 19, 2009 at 9:42 pm

    halo w3i (ini bacanya gimana yah? wetri bukan? heheh…). sebenarnya saya juga tidak terlalu mengerti alur kerja si e75 ini dalam hal menyambungkan dirinya ke internet. Namun dari pengalaman saya, nampaknya dia akan selalu berusaha untuk terhubung ke internet agar pertukaran packet data selalu bisa dilakukan. Jadi yang bisa diakali, mungkin cuma kita atur, email yang masuk sedetail apa dan sebesar apa. Saran saya, coba dicek setting emailnya, dan kemudian pilih agar hanya mendownload header emailnya saja. Dengan cara ini, ukuran email yang masuk kecil. Pengalaman saya, tidak sampai 2 MB untuk mendownload email dari 3 account email saya.

    Settingannya ada lah sebagai berikut: pilih Email -> Settings -> Pilih salah 1 account email -> Account Settings -> What To Synchronise -> Email Download Size -> Pilih Headers only

    Semoga membantu. Terima kasih sudah mampir di blog kecil ini🙂

  5. 5 julian
    December 6, 2009 at 9:13 am

    mas didit,bisa disetting agar push emailnya aktif dlm rentang wkt tertentu yg kt mau. Caranya d pengaturan account.pilih waktu sikronisasi,klik ubah. Tinggal entri jam yg kt mau. Btw ada yg uda nambah aplikasi dr ovi store? E75 ku jg sering hang stlh instal wefi dan game..napa y?

  6. 6 si didit
    December 15, 2009 at 8:37 pm

    oh iya, itu akhirnya saya tahu dan sudah pernah dicoba, tapi agak tricky ya kalo multiple email address gt, jadinya settingnya global, padahal kelihatannya itu buat account setting untuk setiap email address yah. aneh sekali.

    anyway, gw udah nyobain donlod beberapa aplikasi dari ovi, kelihatannya baik2 aja, nggak pernah ngehang juga sampai saat ini. mungkin memory-nya kepenuhan mas. atau coba lihat , sms yang terlalu penuh juga bisa ngebebanin hp sih.

    terima kasih sudah mampir di blog saya🙂 salam kenal, hehe..


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


October 2009
M T W T F S S
« Jun   Nov »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

ketinggalan sesuatu?

Blog Stats

  • 24,615 mari berhitung!

twitter.com/kotakmakan


%d bloggers like this: